Friday, October 24, 2008

jiwaku meronta
hatiku menjerit
memberontak
betapa susahnya untuk menerima segala apa yang ada

tapi kenapa aku harus memberontak?
aku pikir kenapa tidak sebaiknya aku ikuti saja tarian alam ini
entah kemana kan membawaku
mungkin dengan begitu jiwa ini akan merasa tenang

pagi ini...

kuterbangun di pagi hari
kulihat jam. hmm.. 5 menit lagi jam 03.00
masih terlalu pagi
kucoba tuk tidur lagi
memejamkan mata barang sejenak
sebelum adzan shubuh memanggilku tuk bangun lagi

Tapi..betapa susahnya..
pikiranku melayang, mengembara
penuh dengan berbagai macam pertanyaan
yang akhir-akhir ini memang selalu menggangguku.

Tuhan, tolong bantu aku..pintaku penuh harap
aku menangis lagi.aku betul-betul benci itu
kemarin aku berjanji tidak akan menangis lagi
tapi ternyata dorongan air mata tak kuasa kubendung

Akhirnya kuambil air wudlu..sholat.
berpasrah kepada-Nya
kumenangis.. kumengeluh
mungkin Tuhan sudah bosan dengan segala keluh kesahku
tapi aku tak peduli
aku terus meminta dan merengek pada-Nya.

Friday, October 10, 2008

malam



dan malam pun datang menjelang
sepi sunyi itu pun datang
ada kekosongan..
kehampaan..kurasakan

Tuhan sampai kapan ku begini?
bertahan dalam situasi seperti ini
aku tak tau lagi..apakah dirimu adalah seorang malaikat buatku?
ataukah sebaliknya?
terkadang kumerasa sudah tidak ada hati lagi
untuk mengecap akan segala rasa
tak tau lagi apa yang kurasakan
yang kutau hanya aku menyayangimu
sepenuh hatiku

Wednesday, October 8, 2008

anugrah

apapun yang sudah kualami sampai detik ini
merupakan suatu anugrah
kebahagiaan yang datang..merupakan anugrah terindah
pun kesedihan juga merupakan suatu anugrah
karena dengan begitu aku belajar untuk kuat
dan lebih peka akan perasaan